Rabu, 11 Mei 2011

Materi Cooperative Learning

Teman-teman yang ingin mendapat materi SBM Kimia tentang Cooperative Learning dari punya Ibu Hairida dapat mendownloadnya di link di bawah ini :

Metode Pembelajaran Kooperatif

Minggu, 08 Mei 2011

Sokletasi

Sokletasi adalah suatu metode / proses pemisahan suatu komponen yang terdapat dalam zat padat dengan cara penyaringan berulang ulang dengan menggunakan pelarut tertentu, sehingga semua komponen yang diinginkan akan terisolasi.
Pengambilan suatu senyawa organik dari suatu bahan alam padat disebut ekstraksi. Jika senyawa organik yang terdapat dalam bahan padat tersebut dalam jumlah kecil, maka teknik isolasi yang digunakan tidak dapat secara maserasi, melainkan dengan teknik lain dimana pelarut yang digunakan harus selalu dalam keadaan panas sehingga diharapkan dapat mengisolasi senyawa organik itu lebih efesien. Isolasi semacam itu disebut sokletasi.

Kromatografi Lapis Tipis

Kromatografi lapis tipis merupakan salah satu analisis kualitatif dari suatu sampel yang ingin dideteksi dengan memisahkan komponen-komponen sampel berdasarkan perbedaan kepolaran.

 

Prinsip

Prinsip kerjanya memisahkan sampel berdasarkan perbedaan kepolaran antara sampel dengan pelarut yang digunakan.Teknik ini biasanya menggunakan fase diam dari bentuk plat silika dan fase geraknya disesuaikan dengan jenis sampel yang ingin dipisahkan. Larutan atau campuran larutan yang digunakan dinamakan eluen. Semakin dekat kepolaran antara sampel dengan eluen maka sampel akan semakin terbawa oleh fase gerak tersebut.

Sabtu, 07 Mei 2011

Pembelajaran Kooperatif : STAD (Student Teams-Achievement Divisions)

Proses STAD:

(1) guru menerangkan,

(2) murid belajar bersama dalam tim

(3) tes-akhir,

(4) penilaian dan penghargaan; quiz latihan dan quiz tes akhir


PBM/KBM teacher-centered vs student-centered

Proses atau kegiatan belajar-mengajar (PBM/KBM) itu ada kemungkinan terwujudkan dalam dua kubu ekstrim, teacher-centered atau TC (memusat-guru) atau student-centered atau SC (memusat-murid). PBM/KBM bersifat TC manakala (dalam kebanyakan pelaksanaannya sehari-hari) yang aktif lebih banyak guru. Guru berceramah, guru menerangkan (ekspositori), guru menjelaskan, guru memberi contoh atau meragakan (demonstrasi), dan sebagainya.

PBM/KBM bersifat SC apabila (dalam kebanyakanpelaksanaan kegiatan keseharian) murid yang aktif melakukan kegiatan belajar, guru hanya mengarahkan, membimbing, memberikan kemudahan (fasilitasi), membantu jika ada kesulitan, dan sebagainya.

Kamis, 05 Mei 2011

Pembelajaran Kooperatif (Teknik Jigsaw)

Pendidikan merupakan suatu aspek kehidupan yang sangat mendasar bagi pembangunan bangsa suatu negara. Dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang melibatkan guru sebagai pendidik dan siswa sebagai peserta didik, diwujudkan dengan adanya interaksi belajar mengajar atau proses pembelajaran. Dalam konteks penyelenggaraan ini, guru dengan sadar merencanakan kegiatan pengajarannya secara sistematis dan berpedoman pada seperangkatn aturan dan rencana tentang pendidikan yang dikemas dalam bentuk kurikulum.

Kurikulum secara berkelanjutan disempurnakan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan berorientasi pada kemajuan sistem pendidikan nasional, tampaknya belum dapat direalisasikan secara maksimal. Salah satu masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah lemahnya proses pembelajaran.

Senin, 02 Mei 2011

Kalor Pembakaran

Reaksi kimia yang umum digunakan untuk menghasilkan energi adalah pembakaran, yaitu suatu reaksi cepat antara bahan bakar denga oksigen yang disertai terjadinya api. Bahan bakar utama dewasa ini adalah bahan bakar fosil, yaitu gas alam, minyak bumi, dan batu bara. Bahan bakar fosil itu berasal dari pelapukan sisa organisme, baik tumbuhan atau hewan. Pembentukan bahan bakar fosil ini memerlukan waktu ribuan sampai jutaan tahun.

Bahan bakar fosil terutama terdiri atas senyawa hidrokarbon, yaitu senyawa yang hanya terdiri atas karbon dan hidrogen. Gas alam terdiri atas alkana suku rendah terutama metana dan sedikit etana, propana, dan butana. Seluruh senyawa itu merupakan gas yang tidak berbau. Oleh karena itu, kedalam gas alam ditambahkan suatu zat yang berbau tidak sedap, yaitu merkaptan, sehingga dapat diketahui jika ada kebocoran. Gas alam dari beberapa sumber mengandung H2S, suatu kontaminan yang harus disingkirkan sebelum gas digunakan sebagai bahan bakar karena dapat mencemari udara. Beberapa sumur gas juga mengandung helium.